Thursday, 14 December 2017

INDIVIDU PERTAMA CIPTA SABUN


Salah satu penemuan penting yang dicapai umat Islam di era keemasan adalah sabun. Sejak abad ke- 7 M, umat Islam telah mengembangkan sebuah gaya hidup higienis yang mutakhir. 

Menurut Ahmad Al-Hassan dalam bukunya berjudul, Technology Transfer in the Chemical Industries, kota-kota Islam seperti Nablus (Palestin), Kufah (Iraq), dan Basrah (Iraq) telah menjadi pusat industri sabun.

Sabun yang kita kenal hari ini adalah warisan dari peradaban Islam. Sabun yang terbuat dari minyak sayuran seperti minyak zaitun serta minyak aroma.

Salah seorang sarjana Islam yang telah mampu menciptakan formula sabun adalah Al-Razikimiawan berasal dari Persia. Hingga kini, formula untuk membuat sabun tak pernah berubah.

Sabun yang dibuat umat Islam di zaman kejayaan sudah menggunakan pewarna dan pewangi.

Selain itu, ada sabun cair dan ada pula sabun basuh tangan. Bahkan, pada masa itu sudah tercipta sabun khusus untuk mencukur kumis dan janggut.

Resepi pembuatan sabun di dunia Islam juga telah ditulis seorang doktor terkemuka dari Andalusia Sepanyol Islam bernama Abu Al-Qasim Al-Zahrawi alias Abulcassis (936-1013 M).


No comments:

Post a Comment